Bab 6 SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN
Sistem pendukung keputusan (SPK/DSS) adalah bagian dari sistem informasi berbasis komputer (termasuk sistem berbasis pengetahuan (manajemen pengetahuan)) yang dipakai untuk mendukung pengambilan keputusan dalam suatu organisasi atau perusahaan.Dapat juga dikatakan sebagai sistem komputer yang mengolah data menjadi informasi untuk mengambil keputusan dari masalah semi-terstruktur yang spesifik.
Menurut Moore and Chang, SPK dapat digambarkan sebagai sistem yang berkemampuan mendukung analisis ad hoc data, dan pemodelan keputusan, berorientasi keputusan, orientasi perencanaan masa depan, dan digunakan pada saat-saat yang tidak biasa.
Tahapan SPK:
- Definisi masalah
- Pengumpulan data atau elemen informasi yang relevan
- pengolahan data menjadi informasi baik dalam bentuk laporan grafik maupun tulisan
- menentukan alternatif-alternatif solusi (bisa dalam persentase)
Tujuan dari SPK:
- Membantu menyelesaikan masalah semi-terstruktur
- Mendukung manajer dalam mengambil keputusan
- Meningkatkan efektifitas bukan efisiensi pengambilan keputusan
Dalam pemrosesannya, SPK dapat menggunakan bantuan dari sistem lain seperti Artificial Intelligence, Expert Systems, Fuzzy Logi
Tingkat pengambilan keputusan management yang harus didukung oleh teknologi informasi dalam organisasi yang sukses adalah :
1. Management strategis, eksekutif mengembangkan tujuan, strategi, kebijakan dan sasaran organisasi.
2. Management taktis, manager dan professional bisnis dalam tim yang bekerja sendiri. Membangaun rencana jangka pendek dan menengah, jadwal kerja dan anggaran, menentukan prosedu, kebijakan dan tujuan bisnis untuk subunit mereka.
3. Management operasional, anggota tim mandiri atau manager operasional mengembangkan rencana jangka pendek seperti jadwal produksi mingguan.
Kita memerlukan informasi yang berkualitas tinggi, yaitu produk informasi yang memiliki karakteristik, atribut, atau kualitas yang membuat informasi lebih bernilai . keputusan yang dibuat pada tingkat manajemen operasional cenderung lebih terstruktur, sedangkan keputusan tingkat taktis lebih semi terstruktur, dan keputusan tingkat strategis lebih tak terstruktur. Kualitas informasi dikelompokkan menjadi 3 dimensi, yaitu dimensi waktu (ketepatan waktu, frekuensi, kekinian, periode waktu), dimensi isi (keakuratan, relevansi, kelengkapan, keringkasan, cakupan, kinerja) dimensi bentuk (kejelasan, rinci, urutan, presentasi, media).
Penerapan DSS Dalam Suatu Instansi
Mengapa DSS digunakan dalam suatu perusahaan?
· Perusahaan beroperasi pada ekonomi yang tidak stabil.
· Perusahaan dihadapkan pada kompetisi dalam dan luar negeri yang meningkat.
· Perusahaan menghadapi peningkatan kesulitan dalam hal melacak jumlah operasi-operasi bisnis.
· Sistem komputer perusahaan tidak mendukung peningkatan tujuan perusahaan dalam hal efisiensi, profitabilitas dan mencari jalan masuk di pasar yang benar-benar menguntungkan.
Dampak Pemanfaatan DSS
Dampak dari pemanfaatan Decision Support System (DSS) antara lain :
· Masalah-masalah semi struktur dapat dipecahkan.
· Problem yang kompleks dapat diselesaikan.
· Sistem dapat berinteraksi dengan pemakainya.
· Dibandingkan dengan pengambilan keputusan secara intuisi, pengambilan keputusan dengan DSS dinilai lebih cepat dan hasilnya lebih baik.
· Menghasilkan acuan data untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh manajer yang kurang berpengalaman.
· Untuk masalah yang berulang, DSS dapat memberi keputusan yang lebih efektif.
· Fasilitas untuk mengambil data dapat memberikan kesempatan bagi beberapa manajer untuk berkomunikasi dengan lebih baik.
· Meningkatkan produktivitas dan kontrol dari manajer.
Faktor Pendukung DSS
Pengambilan keputusan dipengaruhi oleh :
· Faktor teknologi
· Faktor kompleksitas struktural
· Faktor pasar internasional
· Faktor stabilitas politik
· Faktor konsumerisme
· Faktor intervensi pemerintah
· Faktor informasi yang berkaitan dengan masalah tersebut,
· Faktor gaya pengambilan keputusan dan
· Faktor kemampuan (intelegensi ,persepsi, dan falsafah) serta
· Pertimbangan pengambil keputusan. Pengambilan keputusan selalu berkaitan dengan ketidakpastian dari hasil keputusan yang diambil. Untuk mengurangi faktor ketidakpastian tersebut, keputusan membutuhkan informasi yang sahih mengenai kondisi yang telah, dan mungkin akan terjadi, kemudian mengolah informasi tersebut menjadi beberapa alternatif pemecahan masalah sebagai bahan pertimbangannya dalam memutuskan langkah yang akan dilaksanakannya, sehingga keputusan yang diambil diharapkan dapat menrberikan keuntungan yang maksimal.
· Menggunakan aplikasi Computer Base Information System (CBIS) untuk lingkungan kelompok, seperti: Electronic Meeting System (EMS) dan Group Decision Support System (GDSS). Sistem Pendukung Keputusan Kelompok (group decision support system), atau GDSS adalah suatu sistem berbasis komputer yang mendukung kelompok-kelompok orang yang terlibat dalam suatu tugas (tujuan) bersama dan yang menyediakan interface bagi suatu lingkungan yang digunakan bersama.
1. Management strategis, eksekutif mengembangkan tujuan, strategi, kebijakan dan sasaran organisasi.
2. Management taktis, manager dan professional bisnis dalam tim yang bekerja sendiri. Membangaun rencana jangka pendek dan menengah, jadwal kerja dan anggaran, menentukan prosedu, kebijakan dan tujuan bisnis untuk subunit mereka.
3. Management operasional, anggota tim mandiri atau manager operasional mengembangkan rencana jangka pendek seperti jadwal produksi mingguan.
Kita memerlukan informasi yang berkualitas tinggi, yaitu produk informasi yang memiliki karakteristik, atribut, atau kualitas yang membuat informasi lebih bernilai . keputusan yang dibuat pada tingkat manajemen operasional cenderung lebih terstruktur, sedangkan keputusan tingkat taktis lebih semi terstruktur, dan keputusan tingkat strategis lebih tak terstruktur. Kualitas informasi dikelompokkan menjadi 3 dimensi, yaitu dimensi waktu (ketepatan waktu, frekuensi, kekinian, periode waktu), dimensi isi (keakuratan, relevansi, kelengkapan, keringkasan, cakupan, kinerja) dimensi bentuk (kejelasan, rinci, urutan, presentasi, media).
Penerapan DSS Dalam Suatu Instansi
Mengapa DSS digunakan dalam suatu perusahaan?
· Perusahaan beroperasi pada ekonomi yang tidak stabil.
· Perusahaan dihadapkan pada kompetisi dalam dan luar negeri yang meningkat.
· Perusahaan menghadapi peningkatan kesulitan dalam hal melacak jumlah operasi-operasi bisnis.
· Sistem komputer perusahaan tidak mendukung peningkatan tujuan perusahaan dalam hal efisiensi, profitabilitas dan mencari jalan masuk di pasar yang benar-benar menguntungkan.
Dampak Pemanfaatan DSS
Dampak dari pemanfaatan Decision Support System (DSS) antara lain :
· Masalah-masalah semi struktur dapat dipecahkan.
· Problem yang kompleks dapat diselesaikan.
· Sistem dapat berinteraksi dengan pemakainya.
· Dibandingkan dengan pengambilan keputusan secara intuisi, pengambilan keputusan dengan DSS dinilai lebih cepat dan hasilnya lebih baik.
· Menghasilkan acuan data untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh manajer yang kurang berpengalaman.
· Untuk masalah yang berulang, DSS dapat memberi keputusan yang lebih efektif.
· Fasilitas untuk mengambil data dapat memberikan kesempatan bagi beberapa manajer untuk berkomunikasi dengan lebih baik.
· Meningkatkan produktivitas dan kontrol dari manajer.
Faktor Pendukung DSS
Pengambilan keputusan dipengaruhi oleh :
· Faktor teknologi
· Faktor kompleksitas struktural
· Faktor pasar internasional
· Faktor stabilitas politik
· Faktor konsumerisme
· Faktor intervensi pemerintah
· Faktor informasi yang berkaitan dengan masalah tersebut,
· Faktor gaya pengambilan keputusan dan
· Faktor kemampuan (intelegensi ,persepsi, dan falsafah) serta
· Pertimbangan pengambil keputusan. Pengambilan keputusan selalu berkaitan dengan ketidakpastian dari hasil keputusan yang diambil. Untuk mengurangi faktor ketidakpastian tersebut, keputusan membutuhkan informasi yang sahih mengenai kondisi yang telah, dan mungkin akan terjadi, kemudian mengolah informasi tersebut menjadi beberapa alternatif pemecahan masalah sebagai bahan pertimbangannya dalam memutuskan langkah yang akan dilaksanakannya, sehingga keputusan yang diambil diharapkan dapat menrberikan keuntungan yang maksimal.
· Menggunakan aplikasi Computer Base Information System (CBIS) untuk lingkungan kelompok, seperti: Electronic Meeting System (EMS) dan Group Decision Support System (GDSS). Sistem Pendukung Keputusan Kelompok (group decision support system), atau GDSS adalah suatu sistem berbasis komputer yang mendukung kelompok-kelompok orang yang terlibat dalam suatu tugas (tujuan) bersama dan yang menyediakan interface bagi suatu lingkungan yang digunakan bersama.
Terima kasih sudah berusaha membuat yang terbaik. Tetapi apa yang sudah dikerjakan saat ini harus terus diperbaiki dan menjadi lebih baik lagi untuk yang selanjutnya.
BalasHapusJangan sampai kita kembali bertemu dalam MK yang sama.